Welcome GKI Taman Cibunut
Jl. Van Deventer No.11, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
About Us....Jl. Van Deventer No.11, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
About Us....Antara mengetahui dan mengenal itu tidak sama. Mengetahui itu hanya sebatas tahu secara informatif. Sedangkan mengenal itu lebih mendalam, yaitu mempunyai relasi yang dekat dan memiliki pengalaman. Oleh karena itu, untuk mengenal seseorang, kita perlu dekat dan menjalin relasi yang sungguh-sungguh. Caranya bagaimana? Salah satu caranya adalah mau tinggal bersama. Dengan tinggal bersama, kita bisa menjalin relasi yang dekat, bisa mengetahui bagaimana sikap hidupnya, perilakunya, dsb. Bacaan Injil Minggu ini mengenai dua murid Yohanes Pembaptis yang ingin mengikut Tuhan Yesus. Waktu Tuhan Yesus mengetahui ada dua orang yang mengikuti Dia, Tuhan Yesus bertanya, “Apa yang kamu cari?” mereka menjawab, “Guru, dimanakah Engkau tinggal?” Tuhan Yesus menjawab, “Marilah dan kamu akan melihatnya” Suatu ajakan yang simpatik. Kemudian mereka tinggal bersama Tuhan Yesus. Selama mereka tinggal bersama Tuhan Yesus, bisa kita bayangkan mereka tidak sibuk dengan diri mereka sendiri, melainkan sungguh-sungguh ingin mengenal Tuhan Yesus. Dan Tuhan Yesus juga pasti memberikan banyak nasihat dan menyampaikan kabar baik tentang kasih Allah. Pengenalan yang mendalam tentang Tuhan Yesus, membuahkan hasil, yaitu suatu keyakinan bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias (dari bhs Ibrani) atau Kristus (bhs Yunani). Mesias adalah yang diurapi atau dipilih Allah untuk membebaskan manusia. Tapi Yesus sebagai Mesias bukan membebaskan umat Israel secara politik melawan penjajah, melainkan membebaskan umat dari kuasa dosa. Bagaimana Tuhan Yesus menjadi Mesias yang membebaskan manusia dari kuasa dosa? Melalui kehidupan-Nya yang menjadi kurban penghapus dosa. Dengan kata lain, Tuhan Yesus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia (Yoh. 1:29,36). Dalam ritual Yahudi, anak domba yang tak bercacat dipakai sebagai kurban penghapus dosa di Bait Allah. Yesus sebagai Mesias, diumpamakan sebagai anak domba tersebut, yang dikurbankan untuk menghapus dosa. Yesus adalah pribadi yang unik. Yesus juga disebut Anak Allah (Yoh. 1:34). Yesus sebagai Anak Allah artinya Ia berasal dari Allah dan memiliki hubungan khusus dengan Allah, serta taat total melakukan kehendak Allah. Kehendak Allah untuk menyelamatkan dunia. Cerita mengenai murid-murid pertama Tuhan Yesus ini, sebenarnya mau mengungkapkan siapa Yesus sebenarnya. Yesus adalah Mesias yang dipilih Allah untuk menyelamatkan dunia. Untuk percaya dengan sungguh-sungguh bahwa Yesus adalah Mesias, membutuhkan pengenalan yang mendalam. Juga bagi kita pada masa kini. Untuk percaya kepada Yesus dengan sungguh-sungguh, membutuhkan pengenalan yang mendalam terhadap Tuhan Yesus. Janganlah kita terlalu PD (percaya diri) atau sombong bahwa saya sudah mengenal Tuhan Yesus. Apakah betul bahwa kita sebenarnya sudah mengenal Tuhan Yesus dengan sesungguhnya? Ataukah kita hanya mengetahui tentang Yesus, melalui katekisasi, kotbah-kotbah, dsb? Untuk mengenal Tuhan Yesus dengan sesungguhnya kita perlu tinggal dalam Tuhan Yesus. Kita perlu menjalin relasi yang dekat dan mendalam dengan Tuhan Yesus. Kita perlu mendengarkan kata-kata Tuhan Yesus. Kita perlu belajar bagaimana kehidupan Tuhan Yesus. Bagaimana kongkritnya? Antara lain melalui: doa-doa kita, ibadah/persekutuan, pemahaman Alkitab, pelayanan, dsb. Sekarang pertanyaannya adalah: apakah doa, ibadah, PA, pelayanan, dsb membuat kita semakin mengenal Tuhan Yesus? Kalau kita sungguh-sungguh mengenal Tuhan Yesus, pasti kehidupan kita berubah. Berubah semakin serupa dengan Dia. Selamat semakin mengenal Tuhan Yesus!
Sejumlah orang Belanda beraliran Gereformeerde bermukim di Bandung dan membentuk jemaat dewasa di Naripanweg 11 pada tanggal 1 Februari 1916 oleh jemaat induk Christelijke Gereformeerde Kerk te Batavia (Jemaat Kwitang Belanda). Itulah awal hadirnya De Gereformeerde Kerk van Bandoeng, dengan pendeta konsulen Pdt. H. A. van Andel dari Solo sampai Pdt. Dr. J. H. Bavinck dipanggil menjadi pendetanya. Beliaulah yang pada tanggal 18 Juli 1921 meletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja di van Deventerweg 15 (kini no. 11) dan meresmikannya pada tanggal 23 Desember 1921. Beliau melukiskan jemaat ini sebagai jemaat yang dikelilingi Tuhan sebagaimana gunung-gunung mengelilingi kota Yerusalem (Mazmur 125 : 2). Gambaran ayat ini tercantum pada cap gereja yang digunakan hingga tahun 1987.
Para pendeta berkebangsaan Belanda silih berganti menggembalakan jemaat, yang konon pernah berjumlah sekitar 900 orang ini. .....Lebih Detail....!